oleh apt Ari Susiana W, M.Sc.
Dalam rangka memperingati Hari Farmasi Sedunia yang diperingati setiap tanggal 25 September, Program Studi S1 Farmasi Universitas Alma Ata (UAA) bekerja sama dengan Prodi S1 Gizi menggelar kegiatan pengabdian masyarakat berbasis parenting di PAUD Aisyiyah ABA Tegalsari. Bertempat di Serambi Masjid An-Noer, Banguntapan, agenda ini dihadiri oleh para wali murid KB-TK ABA Tegalsari tenaga pendidik TK ABA Tegalsari, serta warga setempat. Melalui kolaborasi lintas disiplin ilmu ini, masyarakat diajak untuk meningkatkan kepedulian terhadap pemenuhan gizi anak sekaligus pengelolaan obat yang aman di lingkungan keluarga.
Dosen Farmasi UAA, apt. Ari Susiana Wulandari, M.Sc., hadir sebagai pembicara utama yang memaparkan konsep DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang) untuk panduan penanganan obat skala rumah tangga. Beliau menekankan pentingnya memperoleh obat di fasilitas resmi serta memahami perbedaan antara Expired Date (ED) dan Beyond Use Date (BUD). Selain edukasi mengenaio farmasi, tim pakar gizi UAA juga membagikan strategi pemenuhan nutrisi “Isi Piringku”, penanganan food neophobia pada anak, hingga tips membaca label kemasan pangan.
Rangkaian acara yang berlangsung interaktif ini mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah maupun peserta. Kepala KB-TK ABA Tegalsari, Ibu Umi Handayani, S.Pd. AUD, turut menyampaikan apresiasinya atas ilmu praktis yang diberikan. Melalui kegiatan edukatif ini, Prodi S1 Farmasi UAA berharap dapat terus mendorong kemandirian masyarakat dalam menjaga kesehatan keluarga secara bijak dan berkelanjutan.