apt. Adhi Gunawan, M.Farm (Dosen Prodi S1 Farmasi Universitas Alma Ata)


Kesehatan mental merupakan komponen penting dari Kesehatan secara menyeluruh dan berperan dalam kualitas hidup individu seseorang. Meningkatnya tuntutan kehidupan di era modern       seperti tekanan akademik, beban pekerjaan berlebih dan permasalahan sosial menyebabkan meningkatnya kasus terkait gangguan Kesehatan mental seperti stress, kecemasan dan depresi. Survei Workplace Wellbeing Score Indonesia 2025 menemukan bahwa lebih dari 52% pekerja mengalami burnout atau kelelahan kerja kronis dan sekitar 35% pekerja mengalami depresi.

Selain terapi farmakologis dan psikologis, salah satu pendekatan preventif dan komplementer untuk menjaga Kesehatan mental adalah pemanfaatan bahan alam karena bersifat holistik, aman dan mudah didapatkan oleh masyarakat. Bahan alam memiliki senyawa bioaktif yang berpotensi dikembangkan sebagai pendukung Kesehatan mental.

Berikut bahan alam yang dapat digunakan untuk menjaga Kesehatan mental:

1. Kunyit (Curcuma longa)

     Kunyit mengandung kurkumin yang memiliki aktivitas sebagai antiinflamasi dan antioksidan kuat, kurkumin dilaporkan mampu mempengaruhi kadar serotonin dan dopamine di otak, sehingga berpotensi membantu memperbaiki suasana hati dan mengurangi gejala depresi ringan.

2. Teh Hijau (Camelia sinensis)

Teh hijau kaya akan L-theanine, suatu asam amino yang memberikan efek relaksasi tanpa menyebabkan rasa kantuk. Konsumsi teh hijau dikaitkan dengan penurunan stress, kecemasan serta peningkatan konsentrasi.

3. Pegagan (Centella asiatica)

Pegagan merupakan tanaman herbal yang banyak digunakan dalam etnomedisin Asia. Pegagan dikenal dapat meningkatkan fungsi kognitif, daya ingat serta memberikan efek menenangkan sistem syaraf.

4. Pisang

Pisang merupakan sumber vitamin B6 yang penting dalam sintesis neurotransmitter seperti serotonin dan dopamine, asupan vitamin B yang cukup berperan dalam menjaga stabilitas suasana hati dan fungsi sistem syaraf.

5. Kakao (Cokelat)

Kakao mengandung flavonoid yang dapat meningkatkan aliran darah ke otak dan mendukung fungsi kognitif. Kakao juga mengandung senyawa yang dapat meningkatkan perasaan senang dan mengurangi stress psikologis bila dikonsumsi dalam jumlah yang cukup.

6. Ikan berlemak (Sumber Omega-3)

Ikan seperti ikan Kembung, Sarden, Tuna dan Teri merupakan sumber utama asam lemak omega-3 (EPA dan DHA). Omega-3 berperan penting dalam menjaga struktur membrane sel otak dan regulasi neurotransmitter yang berhubungan dengan suasana hati. Konsumsi ikan berlemak secara rutin diketahui dapat membantu menurunkan resiko depresi dan gangguan kecemasan.

     Pemanfaatan bahan alam untuk kesehatan mental memiliki potensi besar sebagai pendekatan promotif dan preventif. Dalam bidang farmasi, bahan alam dapat dikembangkan menjadi suplemen kesehatan, pangan fungsional, atau fitofarmaka dengan standar mutu dan keamanan yang terjamin. Namun, penggunaannya tetap harus didasarkan pada bukti ilmiah serta mempertimbangkan dosis dan interaksi dengan obat lain.

DAFTAR PUSTAKA

Society for Human Resource Management. (2025). SHRM 2025 insights: Workplace wellbeing score Indonesia 2025. SHRM.

The Therapeutic Impact of Some Natural Products for Neuroimmune Diseases: A Narrative of Clinical Studies Review. PMC.

Possible Effects and Mechanisms of Dietary Natural Products and Nutrients on Depression and Anxiety: A Narrative Review. Antioxidants (MDPI). Systematic Review of Nutritional Supplements and Mental Health Outcomes. PubMed.