apt. Emelda, M.Farm.

Makna Kebangkitan Nasional bagi Perkembangan Farmasi Indonesia: Membangun Kemandirian Bahan Baku, Inovasi Teknologi, dan Pelayanan Kesehatan Berbasis Etnomedisin

Semangat Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 1908 memiliki relevansi yang sangat kuat dalam membentuk wajah farmasi Indonesia saat ini, khususnya untuk menjawab peringatan para ahli mengenai “bencana terpendam” akibat ketergantungan impor bahan baku obat yang mencapai lebih dari 90%. Visi kemandirian kesehatan yang dicanangkan oleh Dr. Wahidin Soedirohoesodo direspons secara nyata oleh Program Studi Farmasi Universitas Alma Ata (UAA) (www.farmasi.almaata.ac.id) melalui keunggulannya di bidang Etnomedisin. Dengan memfokuskan pembelajaran pada pemanfaatan kekayaan alam Nusantara seperti penggunaan jahe, kunyit, sambiloto, dan bahan alam lainnya untuk dikembangkan menjadi Obat Herbal Terstandar dan fitofarmaka. Prodi Farmasi UAA berupaya turut serta dalam mendorong kemandirian bahan baku obat nasional yang menjadi fondasi penting agar Indonesia tidak lagi bergantung pada produk jadi dari luar negeri.

Selain kemandirian bahan baku, kebangkitan farmasi juga ditandai dengan transformasi pelayanan profesional dan keahlian dalam memanfaatkan teknologi, yang sangat selaras dengan visi Prodi Farmasi UAA untuk menghasilkan sarjana Farmasi  yang berkontribusi terhadap peningkatan sistem kesehatan dan berdaya saing global. Melalui kegiatan Clinical Pharmacy Practice, mahasiswa Farmasi UAA membuktikan bahwa peran apoteker kini telah berevolusi dari sekadar peracik obat menjadi edukator, pengelola terapi, dan pilar utama keselamatan pasien. Peran klinis yang profesional ini semakin diperkuat dengan kesiapan prodi Farmasi UAA dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0 menuju 5.0. Pengenalan terhadap kecerdasan buatan (AI), telefarmasi, dan riset genomik membekali para mahasiswa dengan kecakapan teknologi mutakhir, sehingga lulusan Farmasi UAA tidak tertinggal dan siap bersaing di pada ranah nasional maupun internasional.

Memaknai seluruh tantangan dan kebutuhan transformasi tersebut, Prodi Farmasi UAA telah merumuskan kegiatan pembelajaran holistik yang memadukan inovasi medis dengan kearifan lokal. Seluruh proses pendidikan ini pada akhirnya bermuara pada satu tujuan luhur yang sejalan dengan semangat kebangkitan nasional. Dengan keunggulan prodi farmasi UAA yaitu mampu menghasilkan sarjana farmasi yang unggul di bidang Etnomedisin, berdaya saing global, dan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, farmasi UAA juga memastikan lulusannya senantiasa berakhlak mulia dan berjiwa nasionalis. Karakter inilah yang akan menjadikan mereka sebagai motor penggerak utama dalam mewujudkan kedaulatan serta ketahanan kesehatan di Indonesia.

Buka Artikel 

FaQ

Q&A

Info Penerimaan Mahasiswa Baru:

Jl. Brawijaya 99, Yogyakarta 55183

0813-9037-4871